Ubah Nasib Lulusan di Era AI Universitas Baiturrahim Gandeng Guru Besar UTM Bedah Kurikulum OBE
Universitas Baiturrahim (UBR) Jambi mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi ancaman penutupan program studi (prodi) yang tidak relevan dengan kebutuhan industri. Guna menjawab tantangan tersebut, UBR Jambi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).
Dalam menyukseskan agenda strategis ini, UBR Jambi menggandeng Prof. Wahyudi Agustiono, S.Kom., M.Sc., Ph.D., Guru Besar dari Departemen Sistem Informasi Universitas Trunojoyo Madura (UTM), sekaligus Tenaga Ahli SEVIMA sebagai pemateri utama.
Penyelenggaraan Bimtek ini dilatarbelakangi oleh situasi mendesak di dunia pendidikan tinggi Indonesia. Berdasarkan data terbaru, ratusan program studi di Indonesia terancam hingga telah resmi ditutup sepanjang tahun karena dinilai tidak lagi relevan dengan kebutuhan pasar kerja dan dunia industri.
Ditambah lagi, ketatnya persaingan di era Artificial Intelligence (AI) memicu terjadinya surplus tenaga kerja terdidik yang tidak terserap lapangan kerja. "Kurikulum itu bukan lagi tentang apa yang kita ajarkan, melainkan tentang apa yang benar-benar bisa dilakukan oleh lulusan setelah menyelesaikan pendidikannya," ujar Prof. Wahyudi mengutip esensi dasar dari OBE, di Aula UBR Jambi
Berita Terkait
Gebrakan Bersejarah UBR Jambi Resmi Ditunjuk Kementerian Jadi Migran Center Tunggal di Jambi